Pungutan Pajak Toko Online Akan Selesai Akhir September 2017

haxtunchamber

Kementerian Keuangan bagian Badan Kebijakan Fiskal secara resmi telah bersepakat dengan Direktorat Jenderal Pajak guna menyelesaikan aturan terkait pemungutan pajak terhadap transaksi toko online atau e-commerce pada akhir bulan September 2017.

“Ya, sepakat, dan kalau bisa akan selesai pada akhir September ini. Dan akan diusahakan secepatnya, sebab level of playing field merupakan hal penting,” Tutur Kepala BKF Suahasil Nazara saat berada di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/09/17).

Sebelum diselesaikan, ia meyakinkan bahwa pemerintah masih harus mengkaji mengenai pemungutan pajaknya, karena modalitas dari transaksi online tersebut mempunyai banyak variasi.

 

haxtunchamber

 

Tak sama pada transaksi tidak langsung saat transaksi pembelian kemudian membayar dan pelanggan mendapatkan barangnya. Dalam hal transaksi online jelas berbeda dengan konvensional, mungkin saja membeli suatu buku tapi dalam bentuk file, dan untuk itu, pemungutan pajaknya mestilebih diatur.

“Dalam elektronik kan terdapat macam-macam, yang enggak kirim baranglah, namun dikirim bentuk file-nya, seperti buku atau e-book, dan bagaimana cara memajakinya,” sambugnya.

Baca Juga : Pungut Pajak Toko Online, Pemerintah Peroleh Respon Positif dari Pengusaha

Kendati demikian, Ia pun mengungkapkan bahwa peraturan pajak perdagangan online telah tertuang ke dalam kebijakan ekonomi jilid XIV (14), yang mengaitkan kementerian atau lembaga sebidang dalam transaksi jual beli online.

“Kita ambil dari segi kekhususan-kekhususannya, bagaimana kalau barangnya tidak dikirim, untuk itu kita lihat dari paket 14, terdapat elemen-elemennya, sebabnya hal ini masih harus dikaji oleh kementerian, Kominfo bertugas dalam bidang apa, lalu Menko tugasnya ini, BI juga mendapat tugas lain, detailnya ada di sana,” Tuturnya.

Ia juga menyatakan, aturan pemungutan pajak bagi e-commerce ini kedepannya dapat memperoleh level of playing field yang sama rata dengan perdagangan secara konvensional.

“Sama seperti yang dibilang tadi transaksi konvensional atau elektronik,bagaimana tata cara pemungutan pajaknya, jangan sampai yang satu taat yang satu tidak,” Sambungnya.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*