Pungut Pajak Toko Online, Pemerintah Peroleh Respon Positif dari Pengusaha

Pungut Pajak Toko Online, Pemerintah Peroleh Respon Positif dari Pengusaha

Pungut Pajak Toko Online, Pemerintah Peroleh Respon Positif dari Pengusaha
Dikabarkan beberapa waktu lalu bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat menuturkan bahwa alasan terjadinya pemungutan pajak terhadap para pelaku bisnis online disebabkan oleh peningkatan angka sektor bisnis online yang terus melonjak tajam di setiap tahunnya.

“Tim Kementerian Keuangan, yaitu Ditjen Pajak serta Ditjen Bea Cukai kini tengah merancang sebuah formulasi (pungutan pajak) terhadap para pebisnis online,” Kata Sri Mulyani.

Melalui Kementrian Keuangan pula, pemerintah sekiranya dapat memantau transaksi bisnis online sebab mereka mempunyai jurnal pembukuannya yang telah tercatat secara otomatis maka dari itu hal tersebut dapat memudahkan serta lebih tegas terhadap pemenuhan kewajiban pajaknya.

Di balik itu semua, terdapat masalah terbesarnya yakni memungut pajak dari transaksi bisnis online internasional, dan malah perlu untuk digaris bawahi dan menjadi tantangan tersendiri bagi para Kementrian Keuangan di seluruh dunia. Seperti misalnya terkait pembagian perolehan dari bisnis online tersebut.

“Bagi beberapa Hub di luar Indonesia masih perlu dikaji dalam G20 untuk para Menkeu bahwa pemajakan bisnis online ini bukan lg tentang pemantauannya, namun bagaimana cara pembagian penerimaan yang dinamis,” Sambungnya.

“Untuk negara besar seperti di Indonesia saja, tentu penjual dan pembelinya kan pasti jaraknya ada yang sangat jauh dan harus dimana tempat pemungutan pajaknya,” kata Sri Mulyani.

Lantas, Staf Ahli Menkeu Bidang Kepatuhan Pajak, Suryo Utomo pun turut memberikan komentar, bahwa pemerintah segera mendiskusikan bersama para pelaku bisnis online, terutama marketplace dalam negeri. “Hal tersebut jelas akan menjadi prioritas utama Kementrian Keuangan,” Katanya.

Pemerintah pun segera membuat target guna memunguti pajak dari hasil transaksi bisnis online di Indonesia. “Semoga rencana ini cepat terealisasikan supaya kita tau bagaimana nanti model dari pemungutan pajak itu sendiri. Saat ini kita sedang berdiskusi dengan BKF Kemenkeu terkait skema pemajakan yang hendak dilancarkan,” tutupnya.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu, Suahasil Nazara juga berpendapat bahwa bisnis online merupakan variasi bisnis baru yang dipantau mengalami peningkatan cukup tinggi di Indonesia. Hal ini dibuktikan dari membludaknya pedagang yang mulai bergeser ke bisnis online.

Meskipun begitu, ia mengharapkan agar, pemerintah tidak usah memunguti pajak terhadap toko-toko online yang masih dalam skala kecil. “Yang masih kecil nanti saja dipikirkan, lebih baik kita fokuskan pada yang sudah berskala besar,”

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*