Pos Indonesia Menargetkan Pendapatan Sebesar 3,3 Triliun di Tahun 2018

Pos Indonesia Menargetkan Pendapatan Sebesar 3,3 Triliun di Tahun 2018

Untuk mempertahanakan startegi bisnis kuris, PT Pos Indonesia(persero) telah menargetkan pendapatan sebesar Rp 3,3 triliun

Menurut Gilarsi, berbagai strategi bisnis dan program telah disiapkan untuk tetap mempertahankan tingginya bisnis kurir ke depan.  Ia menjelaskan, peningkatan bisnis jasa kurir sejalan dengan menurunnya bisnis layanan pengiriman surat.

Ia menambahkan, kontribusi layanan kurir terhadap pendapatan perusahaan mencapai 60 persen, disusul layanan jasa keuangan 30 persen, selebihnya layanan logistik, properti dan penjualan materai.

“Pengiriman surat tergerus. Tapi di sisi lain permintaan pengiriman dokumen dan barang terus meningkat sejalan dengan maraknya bisnis e-commerce yang membutuhkan jasa pengiriman,” ujarnya.

Meski begitu tambah Gilarsi, bisnis kurir tersebut harus dikembangkan bersamaan dengan layanan jasa keuangan.

“Kita juga menyediakan sistem pembayaran (payment gateway) e-commerce untuk mengakomodasi pembeli dalam transaksi melalui credit card, business-to customer, business-to-business,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Direktur of Courier Services Pos Indonesia, Agus F Handoyo mengatakan layanan kurir Pos Indonesia masih akan terus tumbuh dalam jumlah signifikan.

Agus menuturkan, empat segmen bisnis kurir yang dibidik Pos Indonesia yaitu korporasi, pemerintah, ritel dan jasa perusahaan jasa e-commerce.

Baca Juga :  Perkembangan Ecommerce Menjadi Salah Satu Ancaman Ekonomi Negara

“Pertumbuhan layanan kurir dari waktu terus meningkat, seiring dengan maraknya transaksi online. Pos Indonesia banyak mendapatkan kerja sama `market place” dan reseller dalam mengirimkan (distribusi) barang-barang yang terjual,” katanya.

Untuk menangkap besarnya peluang jasa kurir, Pos Indonesia mengandalkan jaringan yang dimiliki seperti gerai pos, agen pos, termasuk mengerahkan petugas pos yang langsung masuk menyasar kepada masyarakat yang akan mengirimkan barang.

“Untuk menambah kualitas layanan jasa kurir, kami mengalokasikan investasi untuk membangun infrastruktur jaringan internet dan solusi-solusi atau aplikasi layanan yang dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*