Perkembangan eCommerce di Indonesia paling Tinggi di Dunia 2017

Indonesia adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi di Dunia. Ekonomi di indonesia semakin meningkat jelas dari tahun ke tahun, begitupula dengan perkembangan di sektor eCommerce yang menempati posisi tertinggi nomor 1 di dunia. Beberapa tahun terakhir memang  semakin banyak pengusaha, baik perusahaan besar maupun kecil yang beralih sistem berjualan atau mengembangkan usaha ke arah digital menggunakan Platform Website Toko Online.

Jumlah pengusaha e-Commerce tentunya akan semakin bertumbuh, hal ini diperjelas dengan beberapa survei dari badan pengatur perekonomian yang melakukan riset teknologi informasi komunikasi dalam dan luar negeri. Demikian diungkapkan Ketua Umum Indonesian E-Commerce Association (idEA), Aulia E. Marinto melalui siaran pers belum lama ini.

73 persen pengguna internet di Indonesia mengakses internet melalui perangkat selular. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah dalam lima tahun ke depan.

“Masifnya penggunaan telepon pintar juga menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan industri e-Commerce di Indonesia,” kata Aulia.

Sementara itu, Direktur Digital & Strategic Portfolio Telekomunikasi Indonesia (Persero), Tbk. (Telkom), David Bangun menambahkan, eCommerce yang saat ini begitu masif memerlukan dukungan infrastruktur kuat dan luas. Hal itu, menurut dia, menjadi salah satu tanggung jawab Telkom sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang telekomunikasi.

“Telkom terus mendukung akselerasi ekonomi digital Indonesia melalui berbagai produk digital seperti Blanja.com dan Melon. Telkom juga bersinergi dengan BUMN lain dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital dengan menggelar karya binaan mereka di marketplace kami,” ujarnya.

“Data Sensus Ekonomi 2016 dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, perkembangan industri eCommerce Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir tumbuh sekitar tujuh belas persen dengan total jumlah pengguna platfrom e-Commerce mencapai 26,2 juta unit,” ujarnya.

Sementara itu, riset global dari Bloomberg menjelaskan, pada 2020 lebih dari separuh penduduk Indonesia akan menggunakan Website e-Commerce.

McKinsey dalam laporan bertajuk ‘Unlocking Indonesia’s Digital Opportunity’ juga menuturkan, peralihan ke sektor digital akan terjadi peningkatan dan juga tentunya pertumbuhan ekonomi hingga US$ 150 miliar dolar pada 2025.

Walaupun sudah digunakan banyak orang, namun Website eCommerce di tanah air masih akan terus lahir nama-nama baru sepanjang tahun 2017 ini. Namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hampir tidak ada e-commerce baru yang mencoba untuk menjadi platform yang menjual semua barang. Saat ini pada pendatang baru tersebut justru mencoba bermain di ranah yang lebih spesifik alias niche.

Contohnya ada Maxuri yang berusaha eksis di bisnis barang mewah, Kravasia yang hanya menjual produk batik, serta Kreasi2Shop yang fokus di penjualan produk rumah tangga dan bayi. Selain itu juga ada Kriya dan Webemall yang merupakan situs khusus produk kerajinan tangan produksi UKM tanah air, serta Rangkaian yang merupakan marketplace untuk membeli bunga.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*