Kegiatan Jual Beli Barang Tak Berwujud (intangible goods) dari luar negeri, Tahun Depan Akan Kena Pajak

Mulai tahun depan Meneteri Koordinator bidang Perekonomian mulai memberlakuakan pajak bea masuk dari kegiatan jual-beli barang tak berwujud (intangible goods) dari luar negeri.

Menurutnya, pemerintah Indonesia dalam hal ini Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan pun tak perlu melakukan negosiasi kepada WTO lagi untuk mengenakan bea masuk terhadap perangkat lunak. Jika moratorium berakhir, maka pemerintah bisa langsung mengenakan bea masuk terhadap barang tersebut.

Baca Juga : Kehadiran Toko Ponsel Online Tidak Sepenuhnya Menggeser Gerai Fisik

Moratorium pengenaan pajak untuk intangible goods tersebut akan berakhir pada akhir 2017. Artinya, Indonesia akan bisa memungut bea masuk mulai Januari 2018. Adapun barang tak berwujud yang dimaksud adalah seperti perangkat lunak (software) ataupun buku elektronik (electronic books/e-books)

“Begitu Januari itu boleh (kenakan bea masuk untuk intangible goods),” katanya di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (11/12/2017).

“Enggak perlu (lobi WTO). Itu akan berlaku sebagaimana berlaku. Apakah dibawa perdagangan biasa atau. Biar kata pakai e-commerce kan pakai pesawat atau pakai kapal juga,” katanya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*