India dan Tiongkok Contoh Penerapan Pajak Agen Domino

Agen Domino

Negara India dan Tiongkok drekomendasikan oleh Penelitian perpajakan untuk dijadikan contoh dalam penerepan pajak Ecommerce di Indonesia. Karena Agen Domino yang diterapakan oleh 2 negara tersebut bukan PPh melainkan PPn.

 

India dan Tiongkok Dijadikan Contoh Penerapan Pajak Agen Domino

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, India memang sudah menerapkan kebijakan perpajakan bagi toko-toko online dengan cukup baik. Negara Agen Domino tersebut mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang lebih mudah diterapkan atas penjualan e-commerce.

Baca juga : Ecommerce banyak menggeser industri Ritel

Ia menjelaskan, penarikan Pajak Penghasilan (PPh) lebih sulit secara administrasi dalam penentuan subyeknya. Pada marketplace misalnya, harus ditentukan apakah subyek pajaknya Agen Domino penyedia aplikasi, atau merchant yang berjualan. Sementara, “PPN itu diletakan atas output, itu juga akan lebih mudah,” kata Prastowo di Best Western the Lagoon Hotel, Manado, Kamis (23/11) malam.

Selain India, Prastowo juga merekomendasikan Tiongkok untuk menjadi acuan pajak e-commerce. Di sana, pemerintah secara berkala menetapkan daftar jenis barang yang diperjualbelikan di e-commerce, lalu masing-masing ditentukan besaran pajaknya.

Darussalam mengakui, idealnya kebijakan memberlakukan pajak e-commercediambil secara internasional. “Kalau pengenaan pajak ekonomi digital sampai hari ini belum ada Agen Domino internasional. Ambil saja kebijakan ekstrem seperti India sambil menunggu langkah internasional,” ucapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*