E-Commerce Banyak Menggeser Industri Ritel

Indonesia merupakan negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara . Hal inilah yang membuat pemerintah Indonesia sulit untuk menjangkau setiap daerah. Hal itu juga yang menjadi alasan rendahnya penerobosan  e-commerce.

Penerobosan  yang rendah menjadi penghalang bagi Indonesia untuk menjadi salah satu pemain e-commerceterbesar di dunia. Dengan segala upaya dan pengembangan teknologi informasi di Indonesia, kini e-commerce mulai bergeliat.

Begitu banyak industri ritel yang tumbang karena tidak dapat bersaing dengan kemajuan e-commerce di Indonesia. Saat ini orang-orang Indonesia telah mengalami pengalihan perilaku konsumsi dari owning menjadi sharing. Sebelumnya mereka lebih suka memiliki barang, rumah, apartemen, dan lain-lain. Mereka suka membeli sesuatu lalu memilikinya. Baca Juga : Perusahaan Ritel harus mampu bersaing dengan Toko Online

Akan tetapi, waktu telah berubah. Saat ini mereka lebih suka melakukan sharing dan leisure seperti berpergian menggunakan kendaraan orang lain, menonton konser, nongkrong di warung kopi, dan juga beraktivitas yang berhubungan dengan kehidupan sosial. Hal yang menjadi pendorong terjadinya perubahan ini adalah beratnya beban kerja di kantor, rutinitas sehari-hari yang membosankan, update di media sosial juga alasan tentang perubahan perilaku konsumtif konsumen saat ini.

E-commerce menjadi salah satu pendorong utama semua perubahan ini. Begitu banyak e-commerce dari luar negeri dan maupun lokal yang rata-rata merupakan pemain lama di bidangnya.

Toko online seperti Mataharimall merupakan pemain lama di industri ritel. Mereka sudah ada sejak lama namun karena teknologi informasi yang berkembang sangat cepat sehingga mereka mulai merambah model bisnis lain menjadi toko online.

Krish Datta seorang penasihat Zibew (pelopor e-commerce di Indonesia) mengatakan poin terpentingnya dalam industri e-commerce adalah memberi banyak keuntungan bagi pebisnis, seperti

1. Memperluas Market

E-commerce tidak memiliki batasan tentang kapan harus membeli produk, di manapun pelanggan itu berada tidak akan menjadi penghalang untuk membeli sesuatu dari e-commerce. Jadi, pasar akan menjadi sangat luas dari sebelumnya. E-commerce akan memberi lebih banyak pelanggan, menjaga pelanggan yang sudah ada dan pelanggan loyal, serta tidak perlu memiliki banyak tenaga kerja seperti di ritel konvensional.

2. Branding Awareness

E-commerce dapat menyampaikan pesan kepada pelanggan sesuai keinginan perusahaan, tidak seperti marketplace yang hanya memublikasikan produk tanpa mempertimbangkan isi. Dengan E-commere dapat meningkatkan brand awareness, perbedaannya jika ritel memiliki e-commerce sendiri sehingga mereka dapat mengelola konten dan semua hal yang sesuai dengan yang ingin mereka sampaikan kepada pelanggan.

3. Model Bisnis yang Baru

E-commerce bukan sekedar toko online untuk menjual produk dari ritel konvensional kemudian mengantarkan ke customer. E-commerce memiliki kekuatan lebih besar daripada sekedar melakukan transaksi, tetapi e-commerce akan menjadi model bisnis yang baru untuk produk dan perusahaan.

Ritel e-commerce akan membuat perusahaan lebih mengerti tentang apa yang diinginkan oleh pelanggan, apa yang dibutuhkan pelanggan, dan apa yang perlu diubah oleh perusahaan untuk memenuhi semua keinginan pelanggan.

Semua hal ini akan terjadi hanya jika perusahaan bisa berhubungan dengan pelanggan melalui feedbackyang didapat melalui e-commerce. Karena kebanyakan pelanggan tidak dapat mengungkapkan kritik, opini, dan keluhan mereka jika berhadapan langsung dengan orang-orang (karena budaya Indonesia). Dengan e-commerce sangat membantu perusahaan untuk tetap berhubungan dengan pelanggan dan membuat mereka terbuka tentang semua pemikiran mereka.

E-commerce memiliki begitu banyak manfaat bagi pemain lama di dunia bisnis dan pendatang baru, tapi kebanyakan para pemain lama belum menyadari betapa pentingnnya mengikuti tren e-commerce. Tanpa adanya perubahan ini maka semakin lama para pemain lama akan tergeser dengan para pemain baru yang lebih aware akan model bisnis yang baru melalui e-commerce.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*