Bukalapak Tetap Ingin Menjadi Ecommerce Lokal

Gambar terkaitMeningktanya pembisnis E-commerce di Indonesia membuat peluang besar bagi para investor lokal bahkan asing beramai-ramai berinvestasi di Indonesia, menyasar e-commerce lokal. Salah satu contoh E-Commerce lokal yaitu Bukalapak yang terus mempunyai peningkatan setiap tahunnya.

Tapi, bagaimana komitmen pelaku e-commerce jika nanti sudah besar, atau sudah masuk kategori e-commerce unicorn?

Pendiri dan CEO Bukapalak, Achmad Zaky menyatakan, Bukalapak berkomitmen untuk tetap berdiri tegak di Tanah Air. Tidak akan berpaling melebarkan sayap ke pasar global.

Baca Juga : Negara India dan Tiongkok Dijadikan Contoh Untuk Penerapan Pajak Ecommerce di Indonesia

So far kita istiqomah. Kita masih milik Indonesia,” ujar Zaky dalam acara Kopdar Akbar 2017 Bukalapak, di Lapangan Wisma Aldiron, Jakarta,Sabtu, 25 November 2017.

Zaky menyatakan, komitmen Bukapalak untuk berjaya di negeri sendiri. Bagaimana Indonesia bisa ikut menjadi pemain di era digital.

“Kita harus jadi aktor. Dunia digital sangat globalisasi, kita harus siap menghadapi persaingan. Harus inovatif dan semangat,” jelas Zaky.

Diketahui, Bukalapak merupakan salah satu marketplace yang terus bertumbuh. Data penjual di Bukalapak kini mencapai dua juta pelapak.

Baru-baru ini muncul kekhawatiran e-commerce lokal lambat laun akan dikuasai asing. Ini disebabkan menjamurnya investor dari asing.

Sayangnya, Bukalapak tidak mau memberikan info mengenai suntikan dana yang mengalir ke Bukalapak, baik asing maupun lokal.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*