ASEAN Jadi Pasar yang Menggiurkan bagi Bisnis E-Commerce

Dengan ekspansi pemain raksasa seperti Alibaba dan Amazon, angka pembeli online yang berbelanja lintas negara semakin meningkat. Ini menjadi kesempatan bagi para pemain e-commerce untuk menarik lebih banyak pembeli dan meningkatkan transaksi.

CEO WeShop Global Emme Dao mengatakan berdasarkan data terbaru dari DHL, volume perdagangan lintas akan meningkat rata-rata 25 persen per tahun sepanjang 2015-2020, naik dari US$ 300 miliar menjadi US$ 900 miliar.

“Kawasan Asia Tenggara, dengan populasi lebih dari 600 juta penduduk, seiring meningkatnya kelas menengah dan penetrasi internet menjadi pasar yang menggiurkan bagi para pelaku e-commerce,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Mengutip Frost & Sullivan, ucap dia, ukuran pasar e-commerce memang masih terhitung kecil, tetapi bertumbuh dengan pesat. Proyeksi pertumbuhan tahunan di enam negara ASEAN, seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina dan Vietnam sebesar 37,6 persen pada periode 2013-2018, atau naik dari US$ 7 miliar menjadi US$ 34,5 miliar.

Menurut Emme, untuk meningkatkan transaksinya, para pemain e-commerce, termasuk WeShop, juga akan memanfaatkan event-event besar belanja online jelang akhir tahun‎. Di Indonesia, telah hadir Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12-14 Desember 2017.

Dan dalam waktu dekat, di Amerika Serikat akan ada event Black Friday pada 24 November 2017 dan Cyber Monday 27 November 2017.

Black Friday adalah tradisi belanja Amerika untuk mengawali musim belanja hadiah menyambut liburan. Sedangkan Cyber Monday hadir beberapa tahun lalu untuk menarik lebih banyak orang berbelanja online.

“Tahun lalu konsumen online berbelanja total US$ 3,34 miliar pada Black Friday dan US$ 3,45 miliar pada Cyber Monday, yang menjadi hari belanja online terbesar dalam sejarah, berdasarkan Adobe Digital Insights,” ungkap Emme.

Dia menyatakan, kehebohan Black Friday dan Cyber Monday menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memanfaatkan berbagai penawaran menyambut Natal. Seluruh pemain besar seperti eBay, Walmart dan Amazon akan memotong harga ratusan produk selama masa sale.

“Pesta belanja liburan 2017 bisa jadi lebih besar dan lebih baik lagi dengan mulainya trend e-commerce lintas batas. Banyak operator marketplace di dunia maya yang tentu tak akan ketinggalan dalam promosi musim liburan. Seperti halnya WeShop yang akan memanfaatkan kesempatan bagi konsumen di Asia Tenggara untuk merasakan pengalaman belanja produk dengan lebih baik lagi,” ucap dia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*