Alibaba Akan Buka Pasar Logistik di Malaysia

Alibaba Akan Buka Pasar Logistik di Malaysia

Perusahaan e-commerce asal China, Alibaba memutuskan untuk membuka hub air kargo di Kuala Lumpur, Malaysia. Hub kargo ini dibangun untuk menyasar pasar e-commerce di Asia Tenggara atau ASEAN. Di ASEAN, pasar terbesar adalah Indonesia, yang memiliki 250 juta jiwa penduduk. Lalu mengapa Alibaba lebih memilih Malaysia dibanding Indonesia untuk membangun hub kargo?

Ketua Indonesia National Air Carriers Association (INACA) bidang kargo Boyke P Soebroto mengungkapkan, ada beberapa alasan yang membuat Indonesia kalah saing jika dibandingkan Malaysia dalam hal keefektifan industri kargo.

Alibaba mengumumkan akan membuka fasilitas logistik di Malaysia. Fasilitas ini akan berfungsi sebagai pusat distribusi perusahaan di level regional. Alibaba mengatakan, “Fasilitas ini akan berfungsi sebagai bea cukai, pergudangan, dan fasilitas pemenuhan terpusat untuk Malaysia dan wilayah lainnya, guna memberikan izin lebih cepat untuk impor dan ekspor.”

Lebih lanjut diungkapkan bahwa fasilitas ini akan menjadi bagian dari zona perdagangan bebas digital, yang akan dikembangkan berdekatan dengan Bandara Internasional Kuala Lumpur.

Pada Sabtu pekan lalu, mengutip berbagai sumber, Reuters telah melaporkan Alibaba berencana mendirikan pusat distribusi regional di Malaysia untuk memenuhi bisnis yang berkembang pesat di wilayah ini.

Baca Juga :  Kemunculan Toko Online Menurunkan Omzet dari Toko/Retailer Offline

Juga diwartakan sebelumnya, Alibaba resmi membeli saham Lazada senilai US$ 1 miliar pada April 2016. Nilai tersebut termasuk US$ 500 juta lewat penerbitan saham baru oleh Lazada dan dari pemegang saham sebelumnya.

Akuisisi ini akan menjadi modal kuat bagi Alibaba untuk masuk ke pasar Asia Tenggara. Pasalnya, Lazada hadir di beberapa negara yakni antara lain Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*